
ihk.fis.ung.ac.id-(25 Juni 2026) Jurusan Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo kembali memperkuat budaya akademik berbasis riset melalui Diseminasi Hasil Penelitian Mata Kuliah Ekologi Sosial yang diampu oleh Dr. Roni Lukum, S.Pd., M.Sc. dan Saleh Al Hamid, S.IP., M.A. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus memperoleh penguatan analisis dari sudut pandang keilmuan.
Mengangkat tema "Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup: Studi Penataan Galian C, Daerah Aliran Sungai (DAS), dan Sampah Rumah Tangga di Gorontalo", mahasiswa memaparkan hasil kajian lapangan yang mengulas implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola berbagai persoalan lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo.
Dalam sesi presentasi, mahasiswa menyampaikan temuan mengenai penataan aktivitas galian C yang berpengaruh terhadap kelestarian lingkungan, pengelolaan daerah aliran sungai sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem, serta tata kelola sampah rumah tangga yang masih memerlukan penguatan kebijakan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Usai pemaparan hasil penelitian, Dr. Roni Lukum, S.Pd., M.Sc. memberikan telaah akademik dengan menempatkan setiap temuan dalam perspektif Ekologi Sosial dan Kebijakan Publik. Menurutnya, persoalan lingkungan harus dipahami secara menyeluruh melalui hubungan antara perilaku masyarakat, kebijakan pemerintah, serta keberlanjutan ekosistem.
"Mahasiswa tidak cukup hanya mampu mengidentifikasi persoalan lingkungan, tetapi juga harus mampu mengkaji akar masalah, menganalisis kebijakan yang berlaku, dan menyusun rekomendasi berbasis data yang dapat memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah di daerah," ujar Dr. Roni Lukum, S.Pd.,M.Sc
Sementara itu, Saleh Al Hamid, S.IP., M.A. memperkaya diskusi melalui perspektif kebijakan publik. Ia menegaskan bahwa efektivitas pengelolaan lingkungan sangat bergantung pada kualitas implementasi kebijakan, sinergi antarinstansi, dan keterlibatan aktif masyarakat.
"Riset mahasiswa menjadi penting karena memberikan gambaran empiris mengenai kondisi di lapangan. Temuan tersebut dapat menjadi dasar dalam mengevaluasi kebijakan sekaligus menawarkan alternatif solusi yang lebih responsif terhadap persoalan lingkungan," jelasnya.
Ketua Jurusan Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan FIS UNG, Dr. Ramli Mahmud, S.Pd.,MA., mengapresiasi pelaksanaan diseminasi penelitian tersebut sebagai bagian dari penguatan budaya akademik di lingkungan jurusan. Menurutnya, pembelajaran di perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan riset, serta menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan RPS OBE.
"Diseminasi hasil penelitian seperti ini merupakan implementasi pembelajaran yang sangat baik karena mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga turun langsung melakukan penelitian, menganalisis data, kemudian mempertanggungjawabkan hasil kajiannya secara ilmiah. Inilah budaya akademik yang terus kami dorong di Jurusan IHK FIS UNG agar mahasiswa memiliki kapasitas sebagai calon intelektual yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah," ungkap Dr. Ramli Mahmud, S.Pd.,MA
Melalui forum diseminasi ini, mahasiswa memperoleh ruang untuk menguji hasil penelitiannya melalui diskusi akademik yang konstruktif, sementara dosen berperan memberikan penguatan konseptual dan perspektif keilmuan sehingga setiap hasil riset tidak berhenti pada temuan empiris semata, tetapi berkembang menjadi rekomendasi yang bernilai akademik dan aplikatif.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Jurusan IHK FIS UNG dalam mengembangkan research-based learning, yaitu model pembelajaran yang mendorong mahasiswa aktif melakukan penelitian, berpikir kritis, serta menghadirkan solusi ilmiah terhadap berbagai isu strategis, khususnya di bidang kebijakan publik, lingkungan hidup, dan pembangunan berkelanjutan.


