Kesbangpol Bone Bolango Gandeng Ketua Jurusan IHK PPKn FIS UNG Perkuat Demokrasi Partisipatif di Kecamatan Tapa

Oleh: Intan Tiara Kartika . 23 Juli 2026 . 15:12:41

Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memperkuat kualitas demokrasi terus diwujudkan melalui peningkatan literasi politik masyarakat. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), pemerintah daerah menggandeng akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di Kecamatan Tapa sebagai bagian dari upaya membangun warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Kepercayaan tersebut diberikan kepada Ketua Jurusan Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan  Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Ramli Mahmud, S.Pd., M.A., yang ditugaskan sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik berdasarkan surat resmi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan kewarganegaraan di tengah masyarakat. Di era perkembangan informasi yang begitu cepat, literasi politik menjadi kebutuhan mendasar agar masyarakat tidak hanya memahami hak politiknya, tetapi juga mampu menjalankan kewajiban sebagai warga negara secara bertanggung jawab serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Dalam pemaparannya, Dr. Ramli Mahmud menjelaskan bahwa pendidikan politik tidak boleh dimaknai hanya sebagai persiapan menghadapi pemilihan umum, tetapi merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan dalam membentuk karakter warga negara yang demokratis.

"Demokrasi yang kuat selalu dimulai dari masyarakat yang memiliki pengetahuan politik yang baik. Pendidikan politik bukan sekadar memberikan informasi mengenai pemilu, tetapi membangun kesadaran masyarakat untuk memahami hak, kewajiban, etika berdemokrasi, serta pentingnya berpartisipasi dalam setiap proses pembangunan. Ketika masyarakat memiliki literasi politik yang baik, maka kualitas demokrasi daerah juga akan semakin kuat," ujar Dr. Ramli Mahmud.Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Sebagai akademisi, kami memiliki tanggung jawab untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Kesbangpol ini merupakan bentuk nyata pengabdian Universitas Negeri Gorontalo dalam memperkuat kehidupan demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan konstitusi," tambahnya.Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh penguatan mengenai hak dan kewajiban warga negara, sistem pemerintahan, demokrasi Pancasila, etika politik, pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, serta kemampuan menyikapi berbagai informasi politik secara kritis dan bertanggung jawab. Materi disampaikan secara dialogis sehingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan kebangsaan yang dihadapi di tingkat lokal.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bone Bolango, Drs. Safri Puji, M.Adm.Pemb., dalam surat resminya menegaskan bahwa pendidikan politik merupakan salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai sistem politik dan pemerintahan, memperkuat pemahaman terhadap hak asasi manusia, prinsip kebebasan, kesetaraan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan politik dan kemasyarakatan.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan selama dua hari di wilayah Kecamatan Tapa dengan melibatkan masyarakat dari berbagai unsur. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa demokrasi tidak hanya diwujudkan melalui penggunaan hak pilih, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam pembangunan, pengawasan kebijakan publik, serta penguatan budaya dialog di lingkungan masyarakat.

Kolaborasi antara Kesbangpol Kabupaten Bone Bolango dan Universitas Negeri Gorontalo ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi demokrasi dari tingkat akar rumput. Dengan meningkatnya literasi politik masyarakat, diharapkan lahir warga negara yang lebih kritis, berintegritas, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang demokratis, partisipatif, dan berkeadilan.

Melalui kepercayaan yang diberikan kepada Ketua Jurusan IHK PPKn FIS UNG sebagai narasumber, Universitas Negeri Gorontalo kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi akademik terhadap berbagai isu kebangsaan. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut sebagai investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang memiliki budaya politik yang dewasa, demokratis, dan berorientasi pada kemajuan daerah

Agenda