Akselerasi Nasional PPKn melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama: Prodi S1 PPKn FIS UNG dan Prodi PPKn FKIP Unkhair Perkuat Jejaring Akademik Strategis dan Kolaboratif

Oleh: Intan Tiara Kartika . 30 April 2026 . 23:09:19

ihk.fis.ung.ac.id-Program Studi PPKn Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo resmi memperkuat kerja sama dengan Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun melalui Penandatanganan Kerjasama (30/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh pimpinan, dosen dan tendik dari Prodi PPKn FKIP Unkhair sedangkan dari Prodi PPKn UNG di hadiri langsung Ketua Jurusan Dr. Ramli Mahmud, S.Pd.,M.Pd., Dosen : Zulfikar Adjie, S.Pd.,M.Pd., Yayan Sahi, S.Pd.,M.Pd. Penandatanganan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas, mencakup penguatan pembelajaran, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pendidikan kewarganegaraan perlu terus dikembangkan agar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun kolaborasi yang saling menguatkan, baik dalam pertukaran gagasan, penelitian, maupun pengembangan pembelajaran. Harapannya, PPKn bisa semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan PPKn FIS Universitas Negeri Gorontalo Dr. Ramli Mahmud, S.Pd.,MA  menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

Kerja sama ini kami dorong agar tidak berhenti di atas kertas. Harus ada tindak lanjut nyata, baik dalam bentuk riset bersama, inovasi pembelajaran, maupun kegiatan pengabdian yang menyentuh langsung masyarakat. PPKn harus hadir sebagai solusi,” ungkapnya.

Penandatanganan ini juga ditandai dengan penyerahan dokumen kerja sama secara simbolis sebagai tanda dimulainya berbagai program kolaboratif, seperti pertukaran dosen, pengembangan kurikulum, hingga publikasi ilmiah bersama.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, kedua institusi berharap dapat menciptakan lingkungan akademik yang lebih terbuka dan kolaboratif. Lebih dari itu, sinergi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Agenda